√ Apa Itu Apron Bandara - Apa itu

Apa Itu Apron Bandara

Apa kabar teman-teman semua? Kali ini kita akan membahas tentang bagian-bagian bandara dan fungsinya. Seperti yang kita tahu, bandara adalah tempat pendaratan dan lepas landas pesawat udara. Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak sekali bagian-bagian yang ada di bandara dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda? Mari simak artikel ini sampai selesai ya!

Taxiway

Yang pertama ada taxiway. Menurut ilmu penerbangan, taxiway adalah jalan penghubung antara landas pacu dengan area tempat pesawat parkir. Fungsinya adalah untuk memberikan akses pesawat menuju landas pacu dan tempat parkir. Taxiway juga dilengkapi dengan pengatur lalu lintas pesawat untuk memfasilitasi mobilitas pesawat. Selain itu, taxiway juga digunakan sebagai akses darurat apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terhadap pesawat. Banyak taxiway di bandara yang memiliki persimpangan dengan landas pacu. Pada persimpangan ini, ada beberapa jenis tanda dan lampu yang menunjukkan status taxiway tersebut.

Ilustrasi taxiway

Sejarah taxiway sendiri sudah ada sejak 1919, dimana pertama kali dibuat di Curtis Field, Long Island, New York. Namun, saat itu taxiway masih menggunakan permukaan rumput dan tanah. Baru pada tahun 1930an, taxiway memulai untuk menggunakan perkerasan seperti aspal dan beton. Di Indonesia, taxiway pertama kali diperkenalkan di Bandara Halim Perdanakusuma pada tahun 1950an. Nah, itu dia sedikit mengenai pengertian dan sejarah dari taxiway!

Apron

Bagian selanjutnya yaitu apron. Apa sih apron itu? Apron adalah area yang digunakan sebagai tempat parkir dan maneuvering pesawat terbang. Apron biasanya terletak di dekat terminal bandara dan dilengkapi dengan jalan taxiway untuk mengakses lokasi parkir. Fungsinya adalah untuk menyediakan tempat parkir bagi pesawat udara sementara menunggu penumpang atau proses pengisian bahan bakar. Apron juga digunakan oleh pesawat dalam proses pembongkaran dan bongkar muatan kargo.

Ilustrasi apron

Nah, apakah kamu tahu bahwa di dalam apron juga terdapat jenis-jenis parkir yang berbeda-beda? Ada beberapa jenis parkir di apron, yaitu:

  • Remote parking: parkir yang berada jauh dari terminal.
  • Contact parking: parkir yang berada dekat dengan terminal dan dilengkapi dengan jembatan darurat (aerobridge).
  • Stand parking: digunakan pada saat parkir bandar udara kecil dengan resiko tinggi seperti di bandar udara di pinggiran kota.
  • Docking parking: digunakan pada saat pesawat tertentu parkir.

Itulah beberapa jenis parkir yang kita kenal di dalam apron. Selain itu, apakah kamu tahu bahwa apron juga memiliki jenis-jenisnya? Ada dua jenis apron yang umum dikenal, yaitu:

  • General aviation apron: digunakan untuk pesawat pribadi, umumnya terletak di bagian tengah apron.
  • Commercial aviation apron: digunakan untuk pesawat komersial, baik itu domestik maupun internasional.

Menarik sekali bukan mengenal hal-hal baru tentang apron? Selanjutnya, kita akan membahas tentang profesi penting yang ada di bandara: marshaller. Apa itu marshaller?

Marshaller

Marshaller atau juru parkir pesawat adalah profesi yang bertanggung jawab dalam memandu pesawat terbang saat akan menuju apron maupun landas pacu. Tugas marshaller adalah untuk menunjukkan arah, memberikan isyarat, serta memberi petunjuk pada pesawat untuk menghindari tabrakan atau kecelakaan dalam proses manuvering dan parkir. Marshaller juga bertugas untuk memastikan bahwa pesawat sudah diparkir dengan benar dan aman di apron atau tempat parkir.

Ilustrasi marshaller

Bagi orang yang ingin menjadi marshaller, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, yaitu:

  • Pendidikan minimal SMK jurusan teknik mesin atau listrik.
  • Usia minimal 20 tahun dan maksimal 35 tahun.
  • Tidak memiliki gangguan penglihatan dan pendengaran.
  • Mampu berbahasa Inggris dengan baik dan benar.

Selain syarat-syarat tersebut, ada beberapa tips yang bisa menjadi referensi bagi kamu yang ingin menjadi marshaller:

  • Banyak belajar dan berlatih mengenai proses manuvering pesawat.
  • Teliti dan cermat agar tidak terjadi kesalahan ketika memberikan isyarat kepada pesawat
  • Berani dan percaya diri saat bekerja.

Itulah sedikit informasi mengenai profesi marshaller yang cukup menarik. Selanjutnya, kita akan membahas mengenai manfaat dan keuntungan dari bekerja di bandara sebagai marshaller atau juru parkir pesawat terbang. Berikut adalah beberapa manfaat dan keuntungan dari profesi marshaller:

Manfaat dan Keuntungan Menjadi Marshaller

  • Pekerjaan yang menantang dan bermanfaat.
  • Pendapatan yang cukup besar dan stabil.
  • Pekerjaan yang sifatnya tidak terlalu melelahkan karena biasanya hanya bekerja selama beberapa jam saja.
  • Pekerjaan yang memberikan kesempatan untuk bekerja di tempat yang strategis dan bisa berinteraksi dengan banyak orang.

Selain itu, menjadi marshaller juga memberikan kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan dalam hal manuvering pesawat terbang. Nah, itulah sedikit mengenai manfaat dan keuntungan dari menjadi marshaller. Bagaimana, tertarik untuk menjadi juru parkir pesawat terbang?

Rekomendasi

Nah, itulah sedikit informasi mengenai bagian-bagian dalam bandara dan marshaller atau juru parkir pesawat terbang. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua ya. Jangan lupa untuk mengikuti hal-hal yang perlu diperhatikan saat bepergian dengan pesawat terbang agar kita bisa terhindar dari masalah yang tidak diinginkan. Sampai di sini dulu artikel kali ini, sampai jumpa lagi!


Get notifications from this blog