√ Apa Itu Defisit Dan Surplus - Apa itu

Apa Itu Defisit Dan Surplus

Eh, lagi-lagi daku ngomongin soal defisit nih. Yaiyalah, nggak cuma makanan yang bisa kekurangan, keuangan juga bisa lho. Kayaknya banyak yang masih bingung ya dengan defisit dan surplus ini. Jadi, daku akan jelasin secara sederhana aja ya.

Apa Itu Defisit?

Defisit ini maksudnya saat jumlah pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan. Wah, serem juga ya kalau duit yang keluar malah lebih besar daripada yang masuk. Biasanya hal ini terjadi di lini pemerintahan.

defisit

Tapi ya, nggak cuma di pemerintahan aja bisa terjadi defisit ini. Kita juga bisa mengalaminya lho, misalnya aja kalau kita suka belanja barang-barang yang sebenarnya nggak terlalu penting atau nggak dalam budget. Ya, jangan sampe kelewatan belanja ya.

Apa Itu Surplus?

Surplus ini kebalikan dari defisit. Maksudnya kalau pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Seru banget kan kalau punya surplus? Bisa deh nabung lebih banyak atau beli barang-barang yang tadinya nggak kebeli.

Nah, surplus biasanya terjadi kalau kita rajin menabung dan menjaga pengeluaran kita. Selain itu, surplus ini juga sering terjadi di lini pemerintahan, misalnya aja kalau pemasukan negara banyak dari pajak atau proyek-proyek besar.

surplus

Jenis-Jenis Defisit

Ternyata, ada nih jenis-jenis defisit. Pertama, ada defisit primer. Maksudnya defisit yang terjadi sebelum pengeluaran untuk membayar bunga utang. Terus ada juga defisit struktural, ya defisit yang terjadi dalam jangka waktu lama dan diakibatkan oleh faktor-faktor tertentu.

Terus ada juga defisit siklis. Defisit jenis ini biasanya berkaitan dengan posisi siklus ekonomi, seperti resesi. Kalau resesi kan pasti pengeluaran pemerintah jadi lebih besar daripada pemasukan.

jenis-jenis defisit

Sejarah Defisit di Indonesia

Sejarah defisit di Indonesia? Hmm, pasti banyak banget deh ya. Indonesia kan termasuk negara berkembang yang kekurangan banyak sektor. Salah satu contoh defisit yang terkenal adalah defisit neraca perdagangan. Hal ini terjadi karena Indonesia impor banyak barang ketimbang ekspor.

Tapi jangan khawatir ya, sekarang pemerintah udah banyak melakukan upaya untuk menghindari defisit. Salah satunya adalah dengan mengefektifkan pajak, mengembangkan sektor ekonomi, dan menurunkan utang luar negeri.

Tips Hindari Defisit di Kehidupan Sehari-hari

Untuk hindari defisit di kehidupan sehari-hari, daku punya beberapa tips nih. Pertama, selalu buat budget. Yup, ini penting banget agar kita tahu berapa yang bisa kita keluarkan setiap bulannya.

Kedua, kurangi pengeluaran yang tidak penting. Misalnya aja beli kopi di kedai mahal-mahal atau sering memesan makanan delivery. Lebih baik ya kalau kita masak sendiri dan bawa bekal ke kantor.

Ketiga, rajin menabung. Meski cuma sekecil-kecilnya, tapi kalau ditabung setiap bulan pasti jadi lumayan kan?

tips menghindari defisit

Keuntungan Menghindari Defisit

Menghindari defisit memiliki banyak keuntungan lho. Pertama, kita jadi lebih teratur dalam pengeluaran dan pemasukan. Kedua, juga bakal jadi rajin menabung dan investasi karena memiliki lebih banyak uang yang tersisa.

Selain itu, dengan menghindari defisit juga kita bakal jadi lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam hal keuangan ya.

Manfaat Surplus

Keunikan surplus adalah kita punya lebih banyak uang dari yang dibutuhkan. Itu artinya kita bisa melakukan hal-hal yang tadinya nggak mungkin, seperti traveling atau nambah investasi.

Selain itu, menurut daku, manfaat dari surplus adalah membuat kita lebih tenang. Kita nggak perlu lagi cemas soal kebutuhan dasar sehari-hari dan punya lebih banyak dana untuk kebutuhan di masa depan.

manfaat surplus

Cara Memilih Investasi yang Menguntungkan

Nah, kalau udah punya surplus kan enak ya kalau investasi juga menguntungkan. Pertama-tama, pilih investasi dengan risiko yang kecil. Misalnya aja reksadana pasar uang atau deposito.

Kedua, pilih investasi dengan perkiraan return yang besar. Misalnya aja properti atau emas.

Ketiga, jangan investasi di sesuatu yang kamu nggak paham atau hanya ikut-ikutan saja. Selalu cari tahu dulu sebelum melakukan investasi.

cara memilih investasi

Rekomendasi Investasi pada Masa Pandemi

Di masa pandemi seperti sekarang, tentu ada investasi yang lebih menguntungkan. Daku punya beberapa rekomendasi nih.

Pertama-tama, bentuk kebiasaan buruk jadi bisnis. Contoh saja bisnis masker atau hand sanitizer. Orang pasti butuh barang-barang ini sekarang.

Kedua, investasi di sektor teknologi. Saat pandemi menyerang, orang-orang pasti lebih memilih untuk melakukan aktivitas di rumah. Makanya, perusahaan teknologi jadi lebih diminati.

Ketiga, logistik dan delivery. Sektor ini juga meningkat sejak pandemi karena banyak orang yang sulit keluar rumah.

rekomendasi investasi

Nah, itu tadi penjelasan daku soal defisit dan surplus. Ingat ya, jangan sampai kelewatan belanja atau pengeluaran yang tidak penting. Selalu jaga keuangan dengan baik supaya nggak kekurangan atau bahkan memiliki kelebihan uang. Semangat menjaga keuangan!


Get notifications from this blog