√ Apa Itu Post Mortem - Apa itu

Apa Itu Post Mortem

Selamat datang kembali di konten kami. Kali ini kita akan membahas topik yang cukup menarik yaitu post mortem. Anda pasti sering mendengar istilah ini terutama ketika terjadi bencana besar seperti kecelakaan pesawat. Tapi apa sebenarnya post mortem itu? Penasaran? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Post Mortem?

Post mortem adalah suatu proses yang dilakukan setelah terjadinya sebuah kejadian. Proses ini bertujuan untuk mengevaluasi apa yang sudah terjadi sehingga dapat menjadi pelajaran untuk kejadian yang serupa di masa depan. Dalam konteks kecelakaan pesawat misalnya, post mortem dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa yang akan datang.

Mengapa Post Mortem Penting?

Post mortem sangat penting dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahan yang sama di masa depan. Dalam konteks bisnis, post mortem dilakukan untuk mengevaluasi penyebab kegagalan sebuah proyek atau inisiatif bisnis sehingga bisa dijadikan pelajaran bagi perusahaan untuk menjadi lebih baik di masa depan.

Jenis-Jenis Post Mortem

Setiap kejadian bisa memiliki jenis post mortem yang berbeda-beda tergantung pada tujuannya. Namun, secara umum terdapat dua jenis post mortem yaitu:

  1. Internal Post Mortem, yaitu post mortem yang dilakukan oleh organisasi atau perusahaan sendiri. Proses ini biasanya melibatkan stakeholder internal seperti manajemen, departemen terkait, dan tim proyek. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi kinerja organisasi atau proyek dan memperbaiki kekurangan yang terjadi di masa depan.
  2. External Post Mortem, yaitu post mortem yang dilakukan oleh pihak eksternal seperti lembaga atau pakar independen. Tujuannya adalah untuk memberikan pandangan objektif dan memberikan rekomendasi bagi organisasi atau perusahaan untuk memperbaiki kinerjanya di masa depan.

Sejarah Post Mortem

Proses post mortem sebenarnya sudah ada sejak lama. Konsep ini pertama kali muncul pada zaman Yunani kuno di mana post mortem dilakukan untuk mengevaluasi kegagalan strategi militer atau politik. Namun, penggunaan post mortem dalam konteks bisnis baru mulai populer pada tahun 1990-an dengan munculnya metode seperti Total Quality Management dan Six Sigma.

Tips Mengevaluasi Post Mortem

Agar post mortem bisa memberikan manfaat yang maksimal, berikut adalah beberapa tips dalam mengevaluasi proses post mortem:

  • Buat agenda yang jelas sebelum memulai post mortem
  • Siapkan pertanyaan yang spesifik dan terukur
  • Libatkan seluruh stakeholder dalam proses post mortem
  • Jangan mencari kambing hitam atau mencari siapa yang salah
  • Gunakan data yang valid dan obyektif
  • Buat rekomendasi yang jelas dan implementasikan dalam kegiatan di masa depan

Cara Memilih Metode Post Mortem

Pemilihan metode post mortem harus disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Berikut adalah beberapa metode post mortem yang umum digunakan:

  1. Root Cause Analysis, yaitu metode untuk menemukan akar penyebab masalah dengan memecah masalah besar menjadi masalah yang lebih kecil.
  2. SWOT Analysis, yaitu metode untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu bisnis atau proyek.
  3. Customer Satisfaction Surveys, yaitu metode untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan.
  4. Focus Group Discussion, yaitu metode untuk mengumpulkan pandangan dari sekelompok orang terkait masalah yang sedang dibahas.

Keuntungan Post Mortem

Post mortem bisa memberikan banyak keuntungan bagi organisasi atau perusahaan. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan:

  • Memperbaiki performa organisasi atau proyek di masa depan
  • Meningkatkan pengalaman dan pengetahuan seluruh stakeholder
  • Menjadi sumber bahan pelajaran atau studi kasus bagi organisasi atau perusahaan lain
  • Menjaga integritas dan reputasi organisasi atau perusahaan

Manfaat Post Mortem

Post mortem bisa memberikan manfaat yang besar untuk organisasi atau perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Mempercepat proses pembelajaran bagi seluruh stakeholder
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi atau proyek
  • Menjadikan organisasi atau perusahaan lebih adaptif terhadap perubahan
  • Meningkatkan kualitas produk atau layanan yang dihasilkan
  • Memperbaiki reputasi organisasi atau perusahaan di mata pelanggan dan publik

Rekomendasi

Jadi, post mortem merupakan suatu proses evaluasi yang dilakukan setelah terjadinya suatu kejadian. Proses ini bertujuan untuk mengevaluasi penyebab kejadian tersebut sehingga dapat menjadi pelajaran bagi organisasi atau perusahaan di masa depan. Dalam mengevaluasi post mortem, penting untuk memilih metode yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan melibatkan seluruh stakeholder. Dengan demikian, post mortem bisa memberikan banyak keuntungan dan manfaat bagi organisasi atau perusahaan.

Kesimpulan

Nah, sudah cukup jelas kan mengenai apa itu post mortem, mengapa post mortem penting, dan manfaat serta keuntungan yang bisa didapatkan dari post mortem? Jika kamu tertarik untuk melaksanakan post mortem dalam organisasi atau perusahaanmu, pastikan untuk mengikuti tips, memilih metode yang tepat serta mengajak semua stakeholder untuk ikut serta dalam prosesnya. Selamat mencoba!


Get notifications from this blog